• (0435) 830678

Berita

FKM UG dan RS Multazzam, Teken MoU Terkait Tridharma Perguruan Tinggi

  • By Ismail Musa
  • 2019-11-05 23:37:51

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Gorontalo (FKM-UG) menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Multazzam.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Dekan FKM  Dr. Firdausi Ramadhani, S.Psi.,M.Kes dan Direktur RS Mulatazzam dr. Syahrudin Sam Biya, Jumat (1/11) di Aula Rumah Sakit Multazzam, Kota Gorontalo.

Dekan FKM UG, Dr. Firdausi Ramadhani, S.Psi.,M.Kes dalam sambutannya usai penandatangan, mengucapkan terima kasih  kepada pihak Rumah Sakit Multazzam karena telah menerima dengan baik kedatangan pihaknya dalam rangka penandatanganan MoU.

Ia mengatakan, tujuan kerjasama ini adalah untuk menjamin terselenggaranya pelayanan kesehatan yang bermutu dan dapat digunakan untuk pendidikan dan penelitian bidang kedokteran dan kesehatan lain, dengan mengutamakan kepentingan dan keselamatan pasien.

Serta institusi pendidikan dan meningkatkan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat khususnya dalam bidang pelayanan kesehatan.

Selain itu juga FKM meiliki dua Program Studi (Prodi) yaitu, Prodi Ilmu Kesehatan dengan gelar SKM dan Prodi Ilmu Gizi dengan gelar S.Gz.

“Jadi, mahasiswa bukan hanya belajar dibangku kuliah atau dikelas saja tetapi juga mereka akan belajar dunia kerja yang sesungguhnya. Bagaimana mereka harus menangani pasien ketika mereka magang, dimana mereka benar-benar belajar bukan hanya dari sisi teori tetapi juga dari sisi praktiknya,” tutur Firdausi.

“Hal ini juga sebagai modal untuk mereka ketika lulus dari Universitas, dengan penandatanganan MOU sangat baik, untuk mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi baik bagi mahasiswa maupun dosen,” sambungnya.

Sementara, dr. Syahrudin Sam Biya mengatakan, bahwa dengan adanya MoU ini menjadikan Rumah Sakit ini dipercaya dan dijadikan tempat latihan, magang, dan dengan kepercayaan ini harus kita jaga.

“Karena RS ini baru berusia tiga (3) tahun dan sudah mendapatkan kepercayaan dari pihak luar bukan hanya dari pihak UG tetapi juga pihak perguruan tinggi lainnya baik yang Negeri maupun Swasta,” ujarnya.

Tentu, kata dr. Syahrudin, MoU ini sebagai bentuk pemasaran, bentuk marketing dari Multazzam itu sendiri.

“Rumah sakit multazzam ini tipe D, kemudian ada tambahan dokter, dan ini adalah bentuk lama jadi disini tersedia dokter bedah tulang, dokter jantung, dokter bedah mulut dan dokter kulit kelamin,” imbuhnya

Ia mengatakan, sekarang ini dengan adanya aturan baru yang mungkin diberlakukan pada masa transisi 2020 BMK-30 2019, sehingga Kemenkses sudah diatur lagi.

“Dan itu bisa hanya empat spesialis dasar dan ketambahan satu dokter untuk penunjang medis, ideologi atau diklinik,” ungkap dr. Syahrudin.

Sehingga, dirinya mengharapkan agar para mahasiswa yang magang disini tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga mendapatkan praktek lapangan, karena dilapangan itu berbeda jadi tidak hanya mendapat teori tapi mendapat pengalaman, jadi harus selaras antara teori dan praktiknya.

Untuk diketahui, penandatangan MoU tersebut turut dihadiri sejumlah jajaran Dosen FKM UG dan jajaran dari RS Multazzam Kota Gorontalo. (hmsug)