• (0435) 830678

Berita

UG Berhasil Miliki Buku Kurikulum Wajib Universitas

  • By Ismail Musa
  • 2019-11-05 23:53:08

Setelah beberapa waktu lalu melaksanakan Workshop Kurikulum dan penyusunan borang akreditasi institusi, kini ditindaklanjuti dengan Rekomendasi Hasil Workshop Kurikulum yang output dari workshop kurikulum ini adalah dibuatnya Buku Kurikulum Wajib Universitas.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Retor II UG Dikson Junus, MPA saat di wawancarai sesat selesainya rapat bersama tim perumus.

“Jadi, beberapa hari lalu kita sudah melakukan kegiatan pembahasan kurikulum terkait dengan mata kuliah wajib Universitas, dimana hari pertama itu penyamaan presepsi, yang melahirkan keputuskan bahwa ada empat kurikulum wajib Universitas yaitu, Bahasa Inggris, Psikologis anti korupsi, IT, dan kewirausahaan, sehingga mata kuliah ini adalah mata kuliah wajib Universitas yang harus ada di seluruh program studi” ungkap Dikson.

Ia mengatakan, sebelumnya kampus UG telah melaksanakan pembahasan terkait dengan mata kuliah Bahasa Inggris.

Dimana, dalam pembahasan tersebut telah diputuskan bahwa ada empat semester yang akan diajarkan di masing-masing Program Studo (Prodi) dan dimulai dari semester 2, 3, 4, dan 5.

“Terkait dengan empat mata kuliah ini merefleksikan bahwa, empat mata kuliah ini menyangkut dengan visi/misi Universitas, unggul pada tahun 2030, dimana indikatornya pada 2030 adalah Entrepreneuship” ujarnya.

Lanjut kata Dikson, untuk mata kuliah Bahasa Inggris, dimana outputnya adalah mahasiswa UG dipersiapkan agar bisa berbahasa Inggris karena ini tuntutan dari Entrepreneuship.

“Kemudian mata kuliah lain juga seperti IT, Entrepreneuship ini harus berbasis IT karena 4.0 itu, Psikologi Anti Korupsi karena kedepan pemerintahan harus jauh dari korupsi, dan yang terakhir adalah kewirausahaan yang juga menjadi mata kuliah inti” jelas Dikson.

Pada dasarnya, kata dia, semua mata kuliah keterampilan khusus harus bernuansa kewirausahaan, dan dalam pencapaian pembelajaran itu ada empat unsur yaitu, keterampilan pengetahuan, umum, khusus dan kurikulum berbasis KKNI.

“Terkait dengan keterampilan khusus itu bernuansa kewirausahaan yang ada di masing-masing prodi” tandasnya. (hmsug)