• (0435) 830678

Berita

Menuju Tersertifikasi Lisensi BNSP, LSP UG Gelar Pelatihan Asessor Kompetensi

  • By Ismail Musa
  • 2019-11-05 23:54:49

Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Gorontalo (LSP UG) tengah bersiap menuju LSP tersertifikasi lisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kaitan dengan itu, maka saat ini pihak LSP UG dibl bawah kepemimpinan Mohamad Rajib Naki selaku direktur tengah mengagendakan pelatihan asessor kompetensi pada 11 November 2019 ini.

“Kami dari LSP mempunyai agenda terkait dengan pengajuan lisensi ke BNSP, dimana dengan lisensi ini, nantinya LSP UG akan menjadi pihak pertama yang ada di Gorontalo, karena memang kita juga menjadi LSP pertama di Gorontalo,” ungkap Mohamad Rajib Naki, di sela-sela penguatan jelang pelatihan asesor kompetensi. Mohamad Rajib mengatakan, pada pelatihan nanti, pihaknya akan mendatangkan master asessor dari BNSP yang akan melatih 24 orang calon asessor.

“Pada bulan November ini setelah mendapatkan pengesahan lembar skema yang telah disahkan oleh BNSP, agenda selanjutnya untuk pengajuan lisensi di bulan ini kita mengadakan pelatihan asesor dari tanggal 11 sampai 15 November 2019,” katanya.

Disamping itu, masih serangkaian dengan persiapan tersertifikasi lisensi BNSP, lanjut kata Mohamad Rajib, pihaknya juga akan mengadakan bimtek pengurus tanggal 18 – 19 November yang akan dihadiri oleh berbagai Universitas di Gorontalo. Kemudian pada tanggal 25 akan ada uji kompetensi sertifikasi profesi oleh BNSP ke LSP.

“Jadi, setelah selesai pengesahan maka LSP UG menjadi LSP yang terverifikasi lisensi BNSP,” terang Rajib.

Ia menjelaakan, berdasarkan surat edaran menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/ 5 /HK.04.00/VII/2019 tentang pemberlakuan wajib sertifikasi kompetensi terhadap jabatan Bidang Manajemen sumber daya manusia. UUD Nomor 12 tentang pendidikan tinggi, dan Permen Ristekdikti Nomor 59 tentang kewajiban mahasiswa mendapatkan sertifikat kompetensi. Sesuai dengan peraturan yang ada di BNSP kita berada diujung pengajuan lisensi setelah melawati verifikasi skema, skema kita sudah ditetapkan, maka sekarang yang harus kita persiapkan adalah asesornya.

“Jadi, tanggal 11 November nanti LSP UG akan melaksanakan pelatihan asessor kompetensi, asessor kompetensi itulah yang akan menjadi penentu pelaksana uji kompetensi sertifikasi terhadap mahasiswa,” ujarnya.

Jadi, kata Rajib, harapan sebenarnya adalah menjawab tantangan di era 4.0 yang menandakan bahwa ijazah pun tidak cukup, sesuai dengan aturan Kemenristekdikti kita juga memerlukan sertifikat kompetensi, nah UG telah menjawab itu dengan mendirikan LSP UG.

Di penghujung pengajuan agenda kita lisensi, pelatihan asessor bulan ini, kemudian ada bimtek pengurus pada tanggal 18-19 November.

“Kita sudah menyiapkan kurang lebih 1000 mahasiswa yang akan segera kita sertifikasi, kemudian di uji kompetensi nya oleh asessor, target kami di tahun depan 1000 orang ini menjadi mahasiswa yang memegang sertifikat berlogo Garuda pertama, mungkin di Gorontalo ini sudah banyak yang punya sertifikat berlogo Garuda tapi dari LSP lain, kalau dari LSP kepemilikan nya Gorontalo yang saat ini berada di Universitas Gorontalo,” tuturnya.

Sebagai pemateri dari Asessor Kompetensi LSP-UG Dr. Andi Malanti Paerah, S.IP juga mengatakan bahwa kegiatan ini telah berlangsung selama tiga hari.

“Peserta yang hadir ini adalah calon asessor, dan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan penguatan kepada calon asessor agar nantinya pada saat pelatihan Askom mereka sudah mempunyai dasar dalam penyusunan materi uji kompetensi, terkait dengan poin penyusunan uji kompetensi, harapan nya itu,” ungkap Andi.

Selain itu, Andi juga mengatakan, yang sempat dibahas selama lima hari, juga berkaitan dengan program-program kegiatan.

“Mulai dari hari Senin hingga Jumat, dan pada hari Jumat itu untuk ujian Askomnya,” tandasnya. (hmsug)