• (0435) 830678

Profile Universitas

  • By administrator
  • 2017-12-29 06:58:43

BAB I

SEJARAH UNIVERSITAS GORONTALO

Universitas Gorontalo awalnya adalah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gorontalo, perguruan tinggi yang berada dibawah badan hukum Yayasan Pendidikan Duluwo Limo Lopohalaa Gorontalo. Pendirian Yayasan dan STIE Gorontalo diprakarsai oleh Kol. Purn. H. Marten Liputo, SH (Bupati Gorontalo). STIE Gorontalo berdiri  dengan SK Kopertis Wilayah IX Nomor : 777 Tahun 1986 Tanggal 8 Oktober 1986, menyelenggarakan 2 Jurusan yakni Jurusan Manajemen dan Jurusan Studi Pembangunan. Jurusan Manajemen STIE Gorontalo memperoleh status Terdaftar pada tanggal 7 Januari 1988 Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  Nomor : 021/0/1988. Jurusan Manajemen kemudian memperoleh status Diakui pada tanggal 14 Agustus 1998 berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 302/Dikti/Kep/1998. Sedangkan Jurusan Studi Pembangunan berstatus sebagai terdaftar.

Pada akhir tahun 2000 Rencana Alih Status STIE menjadi Universitas Gorontalo telah dimulai dengan membentuk tim penyusun proposal Alih Status yang di koordinir oleh Bambang Supriyanto dan beranggotakan antara lain; Hamzah Uno, Herman Paneo, Abdul Haris PanaI, Abdu Jabar Mohidin, dibantu oleh Haryono Imran. Pembentuk tim ini di prakarsai oleh Ahmad Hoesa Pakaya, SE, MBA (Bupati Gorontalo), Drs. H. Habu Wahiji (Ketua STIE Gorontalo), Rustam Akilie SE (Ketua BPH Yayasan Pendidikan Duluwo Limo Lopohalaa Gorontalo). Penyusunan Proposal Alih Status selesai dalam jangka pada akhir tahun itu pula yang kemudian di tindak lanjuti dengan pengusulannya ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi di Jakarta. Mengingat perjuangan alih status sangat sulit ditempuh, maka dibentuklah tim yang bekerja untuk mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dalam proses tersebut. Sehingga secara spontan, terdapat dua tim yang dikoordinir langsung oleh Rustam Akilie, SE sebagai Ketua BPH kala itu, yakni tim Gorontalo yang berkedudukan di STIE Gorontalo dan Tim Jakarta yang berkedudukan di Rawamangun Jakarta Timur. Kedua tempat tersebut merupakan sekretariat basis peralihan status. Tim di Gorontalo terdiri dari; Jamal Moodoeto, Supardi Nani, SE, Iyan Ayuba, Drs. Ec. Ilyas Lamuda, Moh. Rolli Paramata, SE. Sedangkan tim Jakarta terdiri dari, Bambang Supriyanto, Hamzah Uno, Herman Paneo, Haris PanaI, Razak Umar, Kartono Lasieng (alm).

Pada akhirnya, setelah melalui perjuangan panjang, usulan alih status STIE Gorontalo menjadi Universitas Gorontalo baru mendapatkan titik terang pada pertentang tahun 2001. Tepat tanggal 10 Juli 2001 STIE Gorontalo resmi beralih status menjadi Universitas Gorontalo sebagaimana hal itu tertuang dalam ijin operasional Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 80/D/0/2001. Untuk menyelenggarakan Universitas Gorontalo yang baru dilahirkan, maka ditunjuklah Rektor pertama Universitas Gorontalo, yakni Prof. Dr. H. Jasin Tuloli, MPd.

BAB II

KELEMBAGAAN

  1. Fakultas Dan Program Studi Yang Dibina

Universitas Gorontalo dikukuhkan secara resmi melalui ijin operasional Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 80/D/0/2001, menaungi 7(tujuh) fakultas, yaitu:

  1. Fakultas Ekonomi
  2. Fakultas Kesehatan Masyarakat
  3. Fakultas Ilmu Sosial Politik
  4. Fakultas Teknik
  5. Fakultas Hukum
  6. Fakultas Pertanian
  7. FakultasKehutanan

Sesuai tugas dan fungsinya, Universitas Gorontalo membina program pendidikan akademik dan pendidikan profesional. Alhamdulillah padatahun 2017  Program studi yang dibina sampai dengan saat ini berjumlah 16 Program Studi yang masing-masing 14 Program Studi berjenjang Strata Satu (S1), dan 2 Program Studiberjenjang Strata dua (S2).

Untuk Program Srudi yang berjenjangstaratasatumasing-masingbernaungpada 7 fakultastersebutdiatasadalahsebagaiberikut:

1. Fakultas Ekonomi memiliki 3 program studi, yaitu:

  • Program Studi Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan, dengan status terakreditasi berdasarkan SK BAN PT dengan No SK782/SK/BAN-PT/Akred/S/VII/2015
  • Program Studi Manajemen, dengan status terakreditasi berdasarkan SK BAN PT dengan No SK 2646/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2017
  • Program Studi Akuntansi, dengan status terakreditasi berdasarkan SK BAN PT dengan No SK 089/SK/BAN-PT/Akred/S/III/2015

2. Fakultas Kesehatan Masyarakat memiliki 2 program studi yaitu :

  • Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat dengan status terkareditasi berdasarkan SK BAN PT dengan No SK 0135/LAM-PTKes/Akr/Sar/III/2017
  • Program StudiIlmuGizidengan No SK IjinPendirian No 46/KPT/I/2015

3. Fakultas Ilmu Sosial Politik memiliki 2 program studi, yaitu:

  • Program Studi Ilmu Administrasi Negara, dengan status terakreditasi berdasarkan SK BAN PT dengan No SK 275/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2014
  • Program Studi Ilmu Pemerintahan, dengan status terakreditasi berdasarkan SK BAN PT dengan No SK 462/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2014

4. Fakultas Teknik, memiliki 3 program studi, yaitu:

  • Program Studi Teknik Sipil, dengan status terakreditasi berdasarkan SK BAN PT dengan No SK 0169/SK/BAN-PT/Akred/S/IV/2016
  • Program Studi Teknik Mesin, dengan status terakreditasi berdasarkan SK BAN PT dengan No SK 022/BAN-PT/Ak-XV/S1/VII/2012
  • Program Studi Teknik Arsitektur, dengan status terakreditasi berdasarkan SK BAN PT dengan No SK 023/BAN-PT/Ak-XV/S1/VIII/2012

5. Fakultas Hukum hanya memiliki 1 program studi yaitu program studi Ilmu Hukum dengan status terakreditasi berdasarkan SK BAN PT dengan No SK 184/SK/BAN-PT/Ak-XVI/S/IX/2013.

6. Fakultas Pertanian memiliki 2 program studi, yaitu:

  • Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, dengan status terakreditasi berdasarkan SK BAN PT dengan No SK 773/SK/BAN-PT/Akred/S/VII/2015
  • Program Studi Perikanan dan Kelautan, dengan status terakreditasi berdasarkan SK BAN PT dengan No SK 1715/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2016

7. FakultasKehutananhanyamemiliki 1 program studi yaitu Program StudiKehutanan, dengan status terakreditasi berdasarkan SK BAN PT dengan No SK 403/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2014

Sementarauntuk Program Studi yang berjenjang strata (S2) duaadalahsebagaiberikut :

  1. Program Studi Magister IlmuHukum, berdasarkan SK IjinPendirian Prodi No 46/KPT/I/2015
  2. Program Studi Magister Manajemen, berdasarkan SK IjinPendirianProdi No 133/KPT/I/2016

Dengan demikian Universitas Gorontalo telah berevolusi menjadi universitas yang terdepan dalam menciptakan lulusan yang unggul, berdaya saing, serta mudah terserap lapangan pekerjaan yang dibuktikan dengan keseluruhan program studi yang dibina di Universitas Gorontalo telah terkreditasi. Sehingga Universitas Gorontalo mampu untuk mengaktualisasikan diri sebagai pusat studi masyarakat Profinsi Gorntalo dengan masa depan kian pasti.

  1. Lembaga Penunjang
  2. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M)

Sebagai Universitas yang merupakan embrio dari perjuangan masyarakat Gorontalo, maka pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat akan ilmu pengetahuan semakin ditingkatkan. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai kiblat dalam menjalankan setiap kegaiatan operasional seluruh Perguruan Tinggi semakin baik dan terarah. Kehadiran 13 program studi yang telah terakreditasi menjadi jawaban atas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang pertama yaitu pendidikan dan pengajaran. Selanjutnya untuk memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi baik penelitian serta pengabdian pada masyarakat maka dibentuklah sebuah lembaga yang mengakomodir hal tersebut yaitu LP2M atau Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Pada perkembangannya melalui LP2M, Universitas Gorontalo telah berhasil melakukan beberapa kerja sama dengan instansi pemerintah maupun swasta baik dalam maupun luar  negeri dalam melaksanakan penelitian-penelitian yang pada akhirnya bertujuan untuk penguatan pengembangan keilmuan yang akan digunakan dilingkungan Universitas maupun instansi tersebut serta mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap perkembangan pembangunan daerah sebagai wujud karya bakti dharma Universitas dalam pengabdian terhadap masyarakat.

  1. Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)

Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Gorontalo (LPM UG)adalah sebuah lembaga yang dilahirkan untuk mengawal pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga mampu membangun dan menjamin Universitas Gorontalo sebagai Universitas unggul yang kompetitif secara kelembagaan, berkarakter, dan berdaya saing di tingkat nasional.

Hingga saat ini peran yang besar telah ditunjukkan LPM UG dalam metamorfosa Universitas Gorontalo menjadi semakin unggul terutama dalam hal Akreditasi kelembagaan, mutu tenaga dosen pengajar dalam hal rekrutmen yang mengacu pada strata pendidikan dan potensi akademik dosen tersebut sehingga menjamin output lulusan yang unggul, seleksi terhadap mahasiswa pindahan, serta pembenahan sistem informasi akademik. Saat ini LPM UG telah berhasil menerapkan penggunaan sistem informasi akademik berbasis teknologi yang semakin mengubah wajah Universitas Gorontalo menjadi pusat peradaban daerah Gorontalo khususnya.

BAB III

MAHASISWA, ALUMNI, DAN DOSEN

Mahasiswa

Mahasiswa merupakan bahan baku dalam menghasilkan output berupa lulusan yang memiliki daya saing. Selaras dengan hal tersebut maka upaya peningkatan penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi semakin digencarkan. Berbagai konsep yang telah dijalankan telah mampu menghadirkan calon-calon mahasiswa sebagai input dan menghasilkan lulusan-lulusan yang berkompeten sebagai output.

Perkembangan Universitas Gorontalo dari tahun ke tahun telah dibarengi dengan peningkatan jumlah mahasiswa yang semakin pesat. Hal ini membuktikan bahwa Universitas Gorontalo semakin menjadi pilihan masyarakat Gorontalo terhadap kebutuhan akan ilmu pengetahuan.  Berikut dapat dilihat perkembangan jumlah mahasiswa Universitas Gorontalo dalam 5 tahun terkahir:

DIAGRAM PERKEMBANGAN MAHASISWA

DALAM 5 TAHUN TERKAHIR                               

Alumni

Pesatnya peningkatan jumlah mahasiswa yang memilih melanjutkan studinya di Universitas Gorontalo pastilah berbanding lurus dengan peningkatan jumlah lulusan yang dicetak. Namun demi mencapai visi universitas mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing di tingkat nasional, Universitas Gorontalo lebih mengutamakan kualitas lulusan dibandingkan kuantitas. Karena 1 lulusan berkualitas akan lebih baik dibanding 10 lulusan yang tidak memiliki kompeten. Dalam proses penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, universitas selalu menjunjung standarisasi peneyelenggaraan pendidikan berdasarkan UU Perguruan Tinggi, sehingga tidak sedikit pula mahasiswa yang harus menempuh waktu yang lebih untuk menyelesaikan studinya di Universitas Gorontalo. Jumlah Alumni yang telah dicetak Universitas Gorontalo sampai dengan tahun 2017sebanyak 7279 orang lulusan yang tersebardalam 7 fakultas.

Dosen

Dosen sebagai salah satu elemen yang paling menentukan kualitas lulusan, sehingga perekrutan dosen di lingkungan Universitas Gorontalo  dilakukan dengan mengutamakan kualifikasi berdasarkan strata pendidikan dan potensi akademik. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan pemberian beasiswa lanjut studi bagi lulusan Universitas Gorontalo yang dianggap mampu dan memiliki potensi sebagai tenaga pendidik.

Sejak menjadi Universitas, upaya peningkatan kuantitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada Universitas Gorontalo secara intens terus dilakukan. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan jumlah tenaga pengajar yang memiliki kualifikasi Pasca Sarjana, baik S3 maupun S2. Saat ini jumlah tenaga akademik tetap yang ada di Universitas Gorontalo sebanyak 116 orang,14 orang berkulaifikasi Doktor, 102 orang berkualifikasi Master/ Magister, dan S1 berjumlah 5 Orang namun dalam tahap melanjutkan studi.

BAB IV

SARANA DAN PRASARANA

Dalam menunjang penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian pada masyarakat maka pembangunan infrastruktur dilingkungan Universitas Gorontalo semakin giat dilaksanakan. Beberapa infrastruktur yang telah dibangun tidak hanya ditujukan untuk menunjang mutu kelembagaan secara menyeluruh serta mutu lulusan namun juga ditujukan untuk mengekomodir kebutuhan-kebutuhan masyarakat dalam beberapa aspek. Infrastruktur dimaksud adalah:

Gedung Kampus

Sampai dengan saat ini Universitas Gorontalo telah memiliki 3 kampus, yaitu Kampus 1 sebagai kampus induk yang digunakan selain untuk kuliah juga sebagai pusat pelayanan seluruh kegiatan akademik Universitas yang berkedudukan di Limboto Kabupaten Gorontalo, Kampus 2 yang digunakan untuk pelaksanaan kegiatan perkuliahan yang berkedudukan di Kota Gorontalo, serta Kampus 3 yang juga digunakan untuk pelaksanaan kegiatan perkuliahan yang berkedudukan di Kabupaten Gorontalo Utara. 

Laboratorium Terpadu

Dengan dilaksanakannya sistem informasi akademik berbasis teknologi, maka tahapan pelayanan akademikpun telah mengalami penyederhanan dengan bertumpu pada satu sistem yang disebut Siakad UG atau Sistem Informasi Akademik Universitas Gorontalo. Kontras dengan fenomena tersebut maka konsep tersebut juga diterapkan dalam pengelolaan Laboratorium yang awalnya dikelola dimasing-masing fakultas kini telah terintegrasi dalam satu sistem yaitu Laboratorium Terpadu Universitas Gorontalo yang berisi laboratorium praktikum mata kuliah untuk seluruh fakultas dan laboratorium komputer.

Perpustakaan

Untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa dan dosen terhadap literatur mata kuliah sebagai alat pengembangan keilmuan, maka keberadaan perpustakaan adalah satu hal yang mutlak perlu dilingkungan universitas. Untuk itu saat ini Universitas Gorontalo telah memiliki sebuah perpustakaan terpadu yang diberi nama Perpustakaan Oemar Taraki Niode selain perpustakaan-perpustakaan yang ada di masing-masing fakultas dengan literatur yang dimiliki kualifikasi tahun terbit terkini. 

Universitas GorontaloConvention Center(UGCC)

Keberadaan Universitas Gorontalo Confention Center ditujukan sebagai gedung pertemuan, juga untuk mengakomodir kegiatan-kegiatan akademik baik pelaksanaan seminar, Lokakarya, pelatihan, kuliah umum, wisuda sarjana maupun kegaiatan non akademik untuk komersil sebagai badan usaha yang dijalankan oleh Universitas berupa penyewaan gedung UGCC untuk masyarakat umum.

Auditorium Universitas Gorontalo

Sama halnya dengan UGCC, gedung Auditorium juga memiliki fungsi yang sama hanya bedanya kapasitas yang ditawarkan di gedung auditorium lebih sedikit dibanding gedung UGCC 

Medical Center

Medical Center Universitas Gorontalo hadir sebagai tempat pelayanan kesehatan bagi seluruh civitas akademik Universitas Gorontalo, namun tidk menutup kemingkinan melayani masyarakat sekitar dalam hal pelayanan kesehatan yang dikelola oleh tenaga-tenaga terampil dibidangnya. 

UG Futsal

Sama halnya Medical center, UG Futsal dibangun tidak hanya ditujukan bagi civitas akademika Universitas Gorontalo dalam kepentingan berolahraga, namun juga dikomersilkan untuk masyarakat umum. Di UG Futsal telah sukses digelar event-event baik skala lokal maupun regional yang telah melahirkan bakat-bakat baru bagi tim futsal Profinsi Gorontalo khususnya, serta event-event antar SMA sederajat yang ditujukan sebagai sarana sosialiasi Universitas Gorontalo dalam penjaringan mahasiswa baru.